SMAS K Warta Bakti Kefamenanu, Workshop Peningkatan Kompetensi Guru

0
592

Foto peserta Workshop bersama Romo Okto Naif, Pr

SMARTA News – Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Warta Bakti(SMAS K W.B) Kefamenanu mengadakan Workshop peningkatan kompetensi guru tentang di era maya tahun  2021, dan mewujudkan merdeka belajar pada  selasa, 20 Juli 2021.

Workshop peningkatan kompetensi guru mengusung tema (maju bersama hebat semua), dilaksanakan di Aula Biara Claris km 9 jurusan kupang kefamenanu, yang  melibatkan 36 peserta guru dan pegawai. Kegiatan workshop tersebut dilaksanakan selama 3 hari mulai dari tanggal 20-22 Juli 2021.

Tampil sebagai keynot speaker Romo Oktovianus Naif, Pr menyebutkan peran guru dilihat dari segi psikologis ada 5

Pertama: pakar psikologis pendidikan artinya guru merupakan seseorang yang memahami psikologi pendidikan dan mampu mengamalkan dan melaksanakan tugasnya sebagai pendidik.

Kedua: seniman dalam hubungan antar manusia artinya guru adalah orang yang memiliki kemampuan menciptakan suasana hubungan antar manusia, khususnya dengan para peserta pendidik sehingga dapat tercapai tujuan pendidikan.

Ketiga: pembentuk kelompok yaitu mampu membentuk atau menciptakan kelompok dan aktivitasnya sebagai cara
untuk mencapai tujuan pendidikan.

Keempat: inovator yaitu guru atau orang yang mampu menciptakan pembelajaran yang baru atau metode  baru agar dapat menyenangkan peserta didik di ruang kelas.

Kelima : petugas kesehatan mental artinya guru bertanggung jawab bagi terciptanya kesehatan mental peserta didik.

Selain guru dilihat sebagai segi psikologis, Romo Okto juga mengatakan guru juga memiliki karakteriatik tersendiri yaitu

Memiliki semangat juang dan etos kerja yang tinggi, disertai kualitas keimanan dan ketakwaan yang mantap.

”  Ia harus mampu memanfaatkan iptek sesuai tuntutan lingkungan sosial dan budaya di sekitarnya, serta berperilaku profesional tinggi, dalam menjalankan tugas dan menjalankan profesi” kata Romo Okto

Ia juga menambahkan bahwa guru juga
memiliki wawasan yang luas kedepan agar tidak memandang suatu hal sebagai permasalahan. Selain itu juga guru  harus memiliki keteladanan modal serta rasa yang tinggi, dan mengembangkan prinsip kerja, bersaing dan bersanding serta  mampu belajar dan  bekerja sama, sesama profesi.

Di akhir materinya ia berharap agar Sekolah Menengah Atas Swasta  Katolik Warta Bakti Kefamenanu, yang di Nahkodai Oleh Imam muda ini, Romo Djanu Maukura, harus terus  berkembang. Untuk terus berkembang kata Romo Okto harus menggunakan empat ko,ko,ko,ko.

Simak Video penjelasan Romo Okto Naif Mengenai empat (Ko)

Untuk di ketahui bahwa  Workshop peningkatan kompetensi mutu guru ini,  sangat  mematuhi protokol kesehatan Covid -19 , di mana sebelum  memasuki Aula Biara Claris para peserta melakukan tes suhu satu persatu oleh panitia kegiatan,  serta di wajibkan untuk mencuci tangan.

Usai melakukan tes suhu dan cuci tangan para peserta di bagikan masker berwarna putih yang sudah di sediakan oleh panitia. Tidak sebatas itu, terlihat di depan pintu masuk Aula ada dua putri yang memegang hand sanitizer, para peserta yang melintas di depan mereka wajib di semprotkan sanitizer ke tangan peserta masing-masing.

Kontributor : Humas SMARTA

Previous articlePolres TTU Memberi Atribut PKS untuk Siswa SMAK Warta Bakti Kefamenanu
Next articleKetua Komisi 2 DPRD NTT Mendampingi Badan Keuangan, Memberikan Bantuan Hibah kepada SMAS K W.B Kefamenanu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here